METODE PENGALAMATAN DI INTERNET
PENGERTIAN DNS
(Domain Name System ; DNS) adalah sebuah sistem yang menyimpan
informasi tentang nama host ataupun nama domain dalam bentuk basis data
tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer, misalkan: Internet.
DNS menyediakan alamat IP untuk setiap nama host dan mendata setiap server
transmisi surat (mail exchange server) yang menerima surel (email) untuk setiap
domain. Menurut browser Google Chrome, DNS adalah layanan jaringan yang
menerjemahkan nama situs web menjadi alamat internet.
DNS
menyediakan pelayanan yang cukup penting untuk Internet, ketika perangkat keras
komputer dan jaringan bekerja dengan alamat IP untuk mengerjakan tugas seperti
pengalamatan dan penjaluran (routing), manusia pada umumnya lebih memilih untuk
menggunakan nama host dan nama domain, contohnya adalah penunjukan sumber
universal (URL) dan alamat surel. Analogi yang umum digunakan untuk menjelaskan
fungsinya adalah DNS bisa dianggap seperti buku telepon internet dimana saat
pengguna mengetikkan www.indosat.net.id di peramban web maka pengguna akan
diarahkan ke alamat IP 124.81.92.144 (IPv4) dan 2001:e00:d:10:3:140::83 (IPv6).
Keunggulan DNS
- Mudah, DNS sangat mudah karena user tidak lagi direpotkan untuk mengingat IP address sebuah computer cukup host name (nama Komputer).
- Konsisten, IP address sebuah computer bisa berubah tapi host name tidak berubah.
- Simple, user hanya menggunakan satu nama domain untuk mencari baik di Internet maupun di Intranet.
Kekurangan DNS
- DNS tidak mudah untuk di implementasikan.
- Tidak konsisten.
- Tidak bisa membuat banyak nama domain.
Fungsi DNS
Fungsi dari DNS adalah
menerjemahkan nama komputer ke IP address (memetakan) Client DNS disebut dengan
resolvers dan DNS server disebut dengan name servers Resolvers atau client
mengirimkan permintaan ke name server berupa queries Name server akan memproses
dengan cara mencek ke local database DNS, menghubungi name server lainnya atau
akan mengirimkan message failure jika ternyata permintaan dari client tidak
ditemukan Proses tersebut disebut dengan Forward Lookup Query, yaitu permintaan
dari client dengan cara memetakan nama komputer (host) ke IP address.
STRUKTUR DNS
1. Root-Level Domains
Domain ditentukan berdasarkan
tingkatan kemampuan yang ada di struktur hirarki yang disebut dengan level.
Level paling atas di hirarki disebut dengan root domain. Root domain di
ekspresikan berdasarkan periode dimana lambang untuk root domain adalah (“.”).
2. (Top Level Internet Domain,
TLD)
merupakan rujukan kepada huruf-huruf
terakhir setelah tanda titik dalam sebuah nama domain. TLD dibagi menjadi 2,
yaitu:
generic Top Level Domain (gTLD)
Dipergunakan oleh macam-macam
organisasi, sebagai contoh, .com untuk organisasi komersial, .org untuk
organisasi nonkomersial, edu untuk lembaga pendidikan Amerika, dll. Domain ini
terdiri dari 3 huruf atau lebih. Sebagian besar gTLD tersedia untuk dapat
digunakan secara luas, tetapi untuk alasan historis, .mil (militer Amerika
Serikat) dan .gov (Pemerintahan Federal Amerika Serikat) dibatasi dan hanya
dapat digunakan oleh kedua otoritas tersebut. Domain-domain dalam gTLD
disubklasifikasikan ke dalam ranah yang disponsori (sponsored top-level domains
(sTLD)), misalnya .aero, .coop dan .museum, dan ranah yang tidak disponsori
(unsponsored top-level domains (uTLD)), misalnya .biz, .info, .name and .pro.
country code Top Level Domain (ccTLD)
Dipergunakan untuk kode negara
atau wilayah dependensi. Terdiri dari 2 huruf, misalnya .jp untuk Jepang, .id
untuk Indonesia, uk untuk Inggris, sg untuk Singapura.
3. Second-Level Domains
dapat berisi host dan domain
lain, yang disebut dengan subdomain. Untuk contoh: Domain Bujangan,
bujangan.com terdapat komputer (host) seperti server1.bujangan.com dan
subdomain training.bujangan.com. Subdomain training.bujangan.com juga terdapat
komputer (host) seperti client1.training.bujangan.com. Second level di
Indonesia antara lain go.id untuk lembaga pemerintahan Indonesia ; mil.id untuk
lembaga militer Indonesia ; sch.id untuk lembaga pendidikan tingkat sekolah.
Struktur domain .id di bawah
secong level domain diantaranya :
.ac : akademik
.co : company
.or : organisasi
.net : network
.go : government
.mil : military
.sch : school
.web : website
.war.net.id : khusus warnet
4. Host Name
Domain name yang digunakan dengan
host name akan menciptakan fully qualified domain name (FQDN) untuk setiap
komputer. Sebagai contoh, jika terdapat fileserver1.detik.com, dimana
fileserver1 adalah host name dan detik.com adalah domain name.
Keberadaan DNS ini bersifat terdistribusi
di seluruh dunia. Dengan pendistribusian ini maka masing-masing organisasi
bertanggung jawab atas database yang berisi informasi mengenai jaringannya
sendiri. Misalnya, DNS Server UNM hanya bertanggung jawab atas unm.ac.id.
Cara, sarana, jenis hubungan, dan perangkat yang dibutuhkan untuk terhubung ke internet
Internet merupakan jaringan komputer yang saling terkoneksi. Oleh karenanya supaya komputer kita bisa terhubung kedalam internet maka harus dilengkapi persyaratan sebagai berikut:1. Dukungan hardware
2. Dukungan software
3. Daftar kesalah satu penyedia jasa internet (ISP)
Hardware (Perangkat Keras Komputer)
a.
CPU atau disebut juga dengan processor, minimal Pentium
I yang mempunyai prekuensi 100 MHz disarankan lebih tinggi lebih baik, dan apa
bila lebih rendah maka itu berpengaruh pada proses kerja komputer akan lambat.
Penggolongan processor diukur dengan frekuensinya
(speed)
- Pentium I mulai speed 90 MHz – 233 MHz
- Pentium II mulai speed 300 MHz – 400 MHz
- Pentium III mulai speed 450 MHz – 900 MHz
- Pentium 4 mulai speed 1 GHz – 4.3 GHz bahkan ada yang lebih tinngi lagi
* RAM (random acces memory) atau disebut juga memori, minimal menggunakan 16 MB (mega byte) tetapi bagus nya lagi 32 MB dan disarankan 64 MB, bila lebih tinggi maka lebih bagus untuk kerjanya komputer akan lebih cepat lagi.
- Pentium I mulai speed 90 MHz – 233 MHz
- Pentium II mulai speed 300 MHz – 400 MHz
- Pentium III mulai speed 450 MHz – 900 MHz
- Pentium 4 mulai speed 1 GHz – 4.3 GHz bahkan ada yang lebih tinngi lagi
* RAM (random acces memory) atau disebut juga memori, minimal menggunakan 16 MB (mega byte) tetapi bagus nya lagi 32 MB dan disarankan 64 MB, bila lebih tinggi maka lebih bagus untuk kerjanya komputer akan lebih cepat lagi.
b.
Hard disk, sebagai tempat menyimpan program-program
komputer baik itu program system, aplikasi, browser atau program pendukung
dalam internet. Dan harddisk juga dapat untuk menyimpan file-file yang diambil
(download) dari internet. Hard disk minmal 800 MB lebih tinggi lagi lebih baik,
dan bila kita menginginkan penyimpanan data lebih cepat lagi gunakan harddisk
SCASI yang rpm nya 7200 yang mempunyai kapasitas 20 GB bahkan sekarang banyak
yang lebih besar lagi.
c.
VGA (Video Grafik Array)
yang berfungsi untuk memberikan tampilan ke layar, vga minimal 1 MB tetapi lebih tinggi lebih baik, apa lagi bila ada tampilan yang memerlukan resolusi tinggi misalkan 64 MB atau 128 MB.
yang berfungsi untuk memberikan tampilan ke layar, vga minimal 1 MB tetapi lebih tinggi lebih baik, apa lagi bila ada tampilan yang memerlukan resolusi tinggi misalkan 64 MB atau 128 MB.
d.
Sound Card
, yang berfungsi untuk menampilkan data berbentuk suara ke dalam speaker, karena bila kita menampilkan mp3 atau film atau tampilan lainnya dalam internet bisa kita langsung didengarkan suaranya.
, yang berfungsi untuk menampilkan data berbentuk suara ke dalam speaker, karena bila kita menampilkan mp3 atau film atau tampilan lainnya dalam internet bisa kita langsung didengarkan suaranya.
e.
Monitor
, minimal 14 inci lebih besar lebih bagus akan memberikan keleluasaan kita dalam melakukan editing (penyuntingan).
, minimal 14 inci lebih besar lebih bagus akan memberikan keleluasaan kita dalam melakukan editing (penyuntingan).
1.
Modem (modulasi demodulator)
yang berfungsi untuk merubah sinyal digital kesinyal analog dan sebaliknya
untuk merubah dari sinyal analog ke sinyal digital. Modem dibagi menjadi dua
macam, ada modem Internal dan ada modem eksternal. Modem internal adalah modem
yang dipasang dalam motherboard dangan cara ditancapkan pada card yang
tersedia. Sedangkan modem eksternaladalah modem yang dipasang diluar CPU dengan
menggunakan soket USB atau COM 1. Kecepatan modem minimal ada yang 28.800 bps
(bits per second) tetapi kebanyakkan modem yang dijual dipasaran sekitar 56
kbps. Modem adalah perangkat hardware tambahan yang mana alat inilah yang
memungkinkan komputer anda untuk berbicara dengan komputer lain melalui kabel telpon.
2.
Telepon
Modem memerlukan telepon untuk melakukan tugasnya. Proses pada saat modem
terhubung dengan telepon dan anda memulai hubungan dengan Internet Service
Provider pada dasarnya sama dengan proses anda menelepon biasa. Jika ada yang
menelepon anda saat anda menggunakan modem, maka dia akan menerima nada sibuk
dan tidak bisa menghubungi anda. Karena modem dan telepon berkaitan erat,
kecepatan modem juga sangat berpengaruh terhadap rekening telepon yang harus
anda bayar setiap bulan. Sehingga, modem yang cepat akan lebih menghemat uang
daripada modem yang lambat. Jadi dengan telepon inilah yang akan menghubungkan
antara semua komputer dalam jaringan global yang disebut dengan internet.
3.
Software (Perangkat Lunak Komputer)
Perangkat lunak merupakan program-program komputer yang dapat mengoperasikan
dan memaksimalkan kerjanya komputer. Ada beberapa program yang diperlukan
diantaranya:
a.
Program Sistem,
Merupakan system operasi dalam komputer yang dapat mengaktifkan dan mendeteksi semua perangkat-perangkat yang terhubung dalam komputer baik hardware maupun software. Sistem operasi yang dapat digunakan untuk internet diantaranya Windows 95, Windows 98, Windows ME, Windows 2000, Windows NT, Windows 2003, Windows Xp, Windows Vista, Linux, Unix, Macintos.
Merupakan system operasi dalam komputer yang dapat mengaktifkan dan mendeteksi semua perangkat-perangkat yang terhubung dalam komputer baik hardware maupun software. Sistem operasi yang dapat digunakan untuk internet diantaranya Windows 95, Windows 98, Windows ME, Windows 2000, Windows NT, Windows 2003, Windows Xp, Windows Vista, Linux, Unix, Macintos.
b.
Program Aplikasi,
misalnya software grafis contoh Corel Drow, Photo Editor, Adobe Photoshop, dan lain-lain. Software Multimedia misalkan animasi contoh flash
, audio, musik, musik dan video. Software pengolah kata dan pengolah angka, software database, dan software penerbit (Desktop Publising)contoh scribus
misalnya software grafis contoh Corel Drow, Photo Editor, Adobe Photoshop, dan lain-lain. Software Multimedia misalkan animasi contoh flash
, audio, musik, musik dan video. Software pengolah kata dan pengolah angka, software database, dan software penerbit (Desktop Publising)contoh scribus
c.
Program Browser,
program inilah yang berfungsi untuk menghubungkan komputer dengan internet dan yang dapat membuka halaman-halaman web dalam internet. Browser disebut juga web browser. Contoh program browser adalah: Internet Explorer, Mozilla, Netscape Navigator, Opera, Linx, Mosaic dan lain-lain.
program inilah yang berfungsi untuk menghubungkan komputer dengan internet dan yang dapat membuka halaman-halaman web dalam internet. Browser disebut juga web browser. Contoh program browser adalah: Internet Explorer, Mozilla, Netscape Navigator, Opera, Linx, Mosaic dan lain-lain.
d.
Program AntiVirus, ini berfungsi untuk mencegah dan
meminimalisir masuknya virus kedalam komputer kita dan sekaligus membersihkan
virus dalam komputer kita. Contoh program antivirus antara lain Symantec Norton
Antivirus, Kaspersky Antivirus, Panda Antivirus, dll.
e.
Cute FTP, Go! Zilla, dan WSFtp adalah software khusus
untuk mentransfer file.
f.
Program E-mail, adalah program yang difungsikan untuk
menerima dan mengirim e-mail yang ada dalam internet. Diantaranya gmail,
internet mail, Outlook Express, Netscape Mail. Pine, Eudora, Pegasus, Mutt,
dll.
g.
Program Chatting, adalah program untuk berkomunikasi
dalam internet bisa melalui tulisan atau bisa juga dengan suara bahkan bisa
langsung kelihatan gambarnya atau avatar kita dalam program tersebut. Contoh
program yang banyak digunakan mIRC, Yahoo Messenger, ICQ, AOL, MSN Messenger,
NetChat, Jember Messenger, Message Pall, Odigo, EWZY, Wuwu, dll.
4.
ISP (Internet Service Provider),
Untuk bisa bergabung dengan internet, anda harus
mempunyai akses dengan cara berlangganan ke penyedia jasa internet atau yang
lebih sering disebut dengan Internet Service Provider (ISP). Internet Service
Provider adalah perusahaan yang menawarkan jasa pelayanan kepada anda untuk
berhubungan dengan internet. Untuk mengakses anda cukup menghubungi Internet
Service Provider melalui komputer dan modem, selanjutnya Internet Service
Provider akan mengurus detail-detail yang diperlukan untuk berhubungan dengan
internet, termasuk biaya SLJJ koneksi tersebut. Jadi misalnya ketika anda
sedang mengakses homepage luar negeri, maka Internet Service Provider-lah yang
menanggung biaya hubungan ke luar negeri. Anda cukup membayar biaya pulsa lokal
yang digunakan untuk menghubungi Internet Service Provider tadi. Saat ini
telkom menyediakan fasilitas TelkomNet@Instant yang bersifat semi ISP, dimana
kita bisa mengakses internet melalui telkom tanpa harus berlangganan ke ISP
tertentu, biaya pemakaian dihitung berdasarkan menit pemakaian. Saat buku ini
disusun, biaya permenitnya adalah Rp. 150 tambah PPn 10%, sekitar Rp.
9.900/jam. Jika kita menggunakan internet tidak rutin, fasilitas ini lebih
baik.
Contoh ISP yang ada di Indonesia: Radnet, PT Telkom, Meganet, PT Pos Indonesia (wasantara), Indosat net, dll.
Internet adalah jaringan komputer global, artinya merupakan jaringan
komputer skala luas yang titik-titik atau node-nya (atau ‘anggota’-nya) berupa
komputer maupun jaringan komputer. Terhubung ke Internet artinya tersambung ke
jaringan global tersebut. Saat ini terdapat berbagai cara agar sebuah komputer
(atau jaringan komputer) terhubung ke Internet.Contoh ISP yang ada di Indonesia: Radnet, PT Telkom, Meganet, PT Pos Indonesia (wasantara), Indosat net, dll.
Cara-cara terhubung ke Internet antara lain adalah:
- Melalui telepon kabel, bisa mengakses Internet secara dial-up, sewa jaringan (leased line), atau menggunakan layanan transmisi digital menggunakan modem DSL (Digital Subscriber Line).
- Melalui telepon nirkabel, baik yang berteknologi GSM (Global System for Mobile Communications) maupun berteknologi CDMA (Code Division Multiple Access).
- Melalui televisi kabel atau televisi berlangganan.
- Melalui gelombang mikro.
- Melalui layanan wireless access point.
Telepon kabel atau yang biasa disebut jaringan telepon publik (public telephone service network) dapat digunakan untuk mengakses layanan Internet, selain sebagai sarana komunikasi suara dan faksimili. Diperlukan perangkat yang disebut modem untuk menghubungkan jalur telepon kabel ke komputer. Pada akses dial up pengguna perlu menghubungi dahulu (dengan menggunakan komputer) nomor akses khusus yang disediakan untuk layanan Internet oleh penyedia jasa layanan. Salah satu penyedia jasa layanan Internet, misalnya, menyediakan nomor telepon 0809 8 9999 sebagai nomor akses untuk layanan Internetnya. Untuk dapat menggunakan layanan ini, selain harus memiliki seperangkat komputer, pengguna juga harus memiliki modem dan berlangganan akses Internet ke penyedia jasa layanan Internet. Jadi selain harus membayar biaya telepon, pengguna juga harus membayar biaya akses Internet. Penyedia jasa layanan Internet yang sekaligus penyedia jasa telekomunikasi bisa menyatukan biaya itu dalam satu tarif terpadu. Layanan Telkomnet Instan dengan akses telepon 0809 8 9999 adalah layanan yang menyatukan tarif akses internet sekaligus tarif jasa telekomunikasi.
Tarif akses Internet dengan cara dial up melalui telepon kabel biasanya dihitung berdasarkan lamanya digunakan atau lamanya pengguna terhubung ke penyedia jasa layanan Internet, meskipun bisa juga berdasarkan pada jumlah data yang diakses. Sama seperti penggunaan telepon, akses Internet juga dapat menggunakan sistem bayar di depan (prabayar) maupun sistem bayar di belakang (pasca bayar). Sistem bayar di depan umumnya menggunakan voucher khusus yang dapat digunakan selama waktu tertentu atau untuk sejumlah data yang diakses.
Jaringan telepon kabel juga dapat dimanfaatkan untuk akses Internet dengan menggunakan teknologi DSL (digital subscriber line). Teknologi ini memungkinkan lalu lintas data terpisah dari lalu lintas percakapan telepon sehingga saluran yang sama dapat digunakan untuk mengakses Internet tanpa mengganggu aktivitas bertelepon. Untuk dapat menggunakan layanan ini, calon pengguna harus memiliki seperangkat komputer, satu jalur telepon kabel, dan modem khusus yaitu modem DSL. Salah satu penyedia jasa layanan internet jenis ini di Indonesia adalah Telkomnet dengan layanan bernama Telkom Speedy, yang menurut promosinya mampu melayani akses Internet sampai 256 kbps (kilobit per detik). Secara teknis, sebenarnya makin jauh pelanggan dari sentral telepon, makin rendah kecepatan aksesnya. Kecepatan akses juga turun apabila jaringan telepon sibuk melayani percakapan.
Jenis layanan lain yang menggunakan telepon kabel sebagai media lalu lintas data adalah layanan yang disebut leased line. Pada prinsipnya, pada jenis layanan ini pengguna menyewa jalur telepon yang secara khusus digunakan untuk mengakses Internet. Penyewa menggunakan saluran yang disewanya ini untuk berhubungan dengan penyedia jasa layanan Internet, dan selanjutnya mengakses Internet. Selain mengakses Internet, pelanggan juga dapat menggunakan saluran yang disewanya ini sebagai media untuk menghubungkan server miliknya ke jaringan Internet. Sewa jaringan ini tentu saja relatif mahal karena terhubung terus-menerus selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu.
b. Melalui Telepon Nirkabel
Selain melalui telepon kabel, akses Internet juga dimungkinkan menggunakan telepon nirkabel. Saat ini ada dua jenis teknologi telepon nirkabel (disebut ponsel atau handphone) yang dapat melayani akses Internet, yakni GSM (global system for mobile communications) dan CDMA (code division multiple access). Internet dapat diakses secara langsung menggunakan perangkat telepon tersebut asalkan perangkat yang digunakan memenuhi syarat untuk akse Internet. Cara lain adalah dengan memanfaatkan modem yang biasanya terdapat di dalam handphone tersebut, dan menggunakannya sebagai sarana akses Internet.
Penyelenggara jasa layanan telekomunikasi untuk ponsel berteknologi CDMA yang melayani akses Internet antara lain adalah Telkom (dengan layanan Telkom Flexy), Mobile-8 (Fren), Indosat (Starone), dan Esia (Wifone). Ketiga penyelenggara layanan tersebut menyediakan akses dial up dengan tarif berbasis waktu maupun berbasis volume, yang ditagihkan langsung ke dalam tagihan telepon, atau dikurangkan langsung dari nilai vucer yang dimiliki pengguna. Untuk dapat menggunakan layanan Internet melalui ponsel CDMA, pengguna harus memiliki ponsel yang dilengkapi dengan modem dan kartu SIM (subscriber identification module) yang menyediakan layanan tersebut. Pada umumnya penyedia jasa layanan telekomunikasi nirkabel berteknologi CDMA ini menggunakan EVDO (Evolution Data Optimized) sebagai sebagai standar akses datanya.
Beberapa penyedia jasa layanan telekomunikasi untuk ponsel berteknologi GSM yang juga menyediakan layanan akses Internet melalui ponsel, antara lain Indosat (Matrix, Mentari), Telkomsel, dan ProXL (layanan Xplore). Akses Internet pada ponsel GSM dapat dilayani dengan menggunakan standar akses data GPRS (generalized packet radio service) ataupun HSDPA (High Speed Downlink Packet Access). Standar akses data HSDPA saat ini mampu melayani akses data sampai 1,8 Mbps.
c. Melalui Televisi Kabel
Penyedia layanan televisi kabel dapat pula melayani akses Internet dengan memanfaatkan saluran televisi yang dimilikinya. Untuk dapat menggunakan layanan ini, selain harus berlangganan televisi kabel yang juga melayani akses internet tersebut, diperlukan modem khusus yang disebut cable modem. Kecepatan akses data untuk layanan ini mencapai 3 Mbps. Di Indonesia, jenis layanan ini tidak populer karena jumlah pelanggan televisi kabel tidak cukup banyak. Di Indonesia, Kabelvision adalah salah satu layanan Internet melalui saluran televisi kabel yang disediakan oleh LinkNet.
d. Melalui Gelombang Mikro
Layanan akses Internet melalui gelombang mikro pada umumnya digunakan oleh warnet untuk berhubungan dengan penyedia jasa layanan Internet meskipun dapat juga digunakan oleh pelanggan rumahan. Cara ini jauh lebih menguntungkan karena akses gelombang mikro pada frekuensi 2,4 Gigahertz masih bebas biaya, dibanding harus menyewa jaringan leased line.
Untuk dapat mengakses Internet dengan cara ini, pelanggan perlu memiliki perangkat modem khusus untuk wireless access yang dapat menjangkau perangkat pemancar-penerima yang dimiliki oleh penyedia jasa layanan Internet. Biaya akses umumnya ditentukan berdasarkan besarnya kapasitas akses yang dilanggan, umumnya dalam kelipatan 64 kbps (misalnya: 64, 128, 256, 384 kbps, dan seterusnya).
e. Melalui Layanan Wireless Access Point (Hotspot)
Di tempat-tempat publik di kota besar saat ini umumnya tersedia akses Internet gratis maupun berbayar (dengan menggunakan voucher yang bisa dibeli bebas), melalui apa yang disebut sebagai hotspot. Layanan ini bisa diakses menggunakan komputer atau perangkat lain (misalnya ponsel) yang memiliki fasilitas wifi (wireless fidelity).
Artikel dalam Wikipedia (http://en.wikipedia.org/wiki/Wi-Fi) disebutkan bahwa teknologi wifi baru diusulkan dalam paper Brett Stewart pada sebuah konferensi NetWorld/InterOp pada tahun 1993. Baru pada tahun 1998, Nokia mengenalkan istilah hotspot untuk layanan akses nirkabel seperti yang diusulkan Stewart.
Dari sisi teknis sebenarnya layanan ini memanfaatkan teknologi jaringan komputer nirkabel, dan komputer (atau perangkat lain) yang mengakses Internet merupakan bagian dari jaringan tersebut. Pada hotspot gratis, tidak diperlukan penyandian sehingga siapapun asal perangkat yang digunakan mampu mengakses hotspot, ia dapat langsung menikmati layanan Internet.
Pada hotspot berbayar, pengguna yang memerlukan layanan harus membeli voucher yang berisi kode akses. Dengan kode yang ada pada voucher tersebut sebagai password, pengguna dapat mengakses Internet di tempat tersebut selama waktu tertentu dan akan otomatis terputus setelah jatah pemakaiannya habis. Hotel, kafe, mall, bandara, kampus, dan tempat-tempat umum lain di kota-kota besar banyak menyediakan fasilitas hotspot ini.
CARA-CARA MENGHUBUNGKAN DIRI KE
INTERNET
Ada 2 (dua) macam cara kita dapat menghubungkan diri ke Internet, yaitu:
1. Dial-up Connection
Dial-up Connection merupakan koneksi ke Internet yang bersifat sementara. Untuk Dial-up Connection ini yang kita butuhkan adalah:
* Perangkat keras (hardware):
* Komputer
* Modem
* Saluran Telepon
* Perangkat Lunak (software): pada umumnya disediakan oleh ISP dimana kita berlangganan.
Username (login) dan Password: disediakan oleh ISP dimana kita berlangganan, login tidak dapat diganti sedangkan password dapat kita ganti sendiri secara berkala untuk menjaga keamanan.
Yang perlu kita lakukan adalah:
* Berlangganan ke salah satu ISP terdekat
* Memasang modem ke komputer kita
* Meng-install software Internet yang disediakan oleh ISP
* Menghubungkan diri (dial-up) ke ISP
Setelah komputer kita terhubung ke ISP maka saat itu pula komputer kita sudah terhubung ke Internet dan kita dapat memulai penjelajahan kita di Internet. Hubungan kita ke Internet hanya terjalin selama kita mempertahankan koneksi komputer kita ke ISP melalui modem. Begitu kita memutuskan hubungan modem ke ISP maka saat itu pula kompuer kita terputus dari Internet dan kembali berfungsi sebagai komputer yang biasanya kita gunakan.
Hubungan yang kita lakukan ke ISP adalah hubungan lokal (menggunakan pulsa telepon lokal) namun kita sudah bisa menjelajahi Internet dan mengunjungi tempat-tempat lain di seluruh dunia. Tentunya ‘kunjungan’ kita ke tempat-tempat lain tersebut bersifat maya (tidak nyata) karena kita hanya dapat melihat-lihat informasi yang terkandung di komputer-komputer lain di seluruh dunia yang terhubug ke Internet. Karena sifatnya yang maya inilah maka Internet dikenal sebagai cyberspace (dunia maya).
Dial-up Connection ini pada umumnya digunakan oleh pribadi-pribadi yang menginginkan untuk mengakses Internet dari rumah. Komputer yang digunakan untuk dial-up pada umunya adalah sebuah komputer tunggal (bukan jaringan komputer)
2. Dedicated Connection
Dedicated Connection bersifat menetap artinya hubungan ke Internet berlangsung selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu dan 365 hari setahun, non-stop. Jenis koneksi ini banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan atau institusi-institusi lain dengan jumlah karyawan dan komputer yang cukup banyak. Bila kebutuhan akses Internet sudah sangat besar maka adalah tidak efisien untuk menghubungkan masing-masing komputer ke Internet dengan jenis koneksi dial-up. Dapat dibayangkan berapa banyak modem dan saluran telepon yang harus disediakan dan berapa biaya telekomunikasi yang harus ditanggung perusahaan.
Suatu institusi yang menggunakan jenis koneksi ini akan membuat jaringan komputer lokal (Local Area Network – LAN) di lokasinya dan menghubungkan LAN mereka ke Internet melalui suatu ISP dengan hanya menggunakan 1 (satu) buah modem dan saluran telepon sewa (leased line) yang online selama 24 jam non-stop. Semua komputer yang terhubung ke LAN institusi tersebut akan memiliki akses ke Internet melalui jalur yang sama. Tentunya diperlukan peralatan tambahan untuk jenis koneksi ini.
Agar semua komputer yang ada dapat dibuat ber-jaringan, maka tiap-tiap komputer harus dilengkapi dengan Ethernet Card. Sebagai alat untuk membentuk jaringan adalah Hub. Agar jaringan lokal (LAN – Local Area Network) kita dapat disambungkan dengan Internet, maka LAN kita harus dihubungkan ke salah satu ISP melalui Router dan Modem khusus. Dengan cara ini hanya diperlukan satu jalur komunikasi untuk melayani semua komputer yang ada di LAN kita. Saat LAN kita tersambung ke Internet, masing-masing komputer di LAN kita seolah-olah menjadi bagian dari Internet itu sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar